Untuk Adjaj
kamar nhoe, 19 April 2009
Dear Adjaj,
Tak terasa jarum jam di dinding kamarku sudah serempak menunjuk angka dua belas
Kalender di pojok layar laptopku sudah berubah angka
Hari ini tepat sudah tanggal sembilan belas april
Hari yang berarti dalam hidupmu
Ketika 22 tahun yang lalu, seorang ibu dengan penuh perjuangan melahirkan anak laki-laki
Tetes air mata, darah dan keringat ia perjuangkan demi sebuah kehidupan
Dengan penuh kesabaran dan kasih sayang ia merawat dan membesarkanmu
Entah berapa banyak air susunya mengalir dalam tubuhmu
Entah berapa banyak baris do’anya dipanjatkan untukmu
Hari ini, anak laki-laki itu tumbuh besar dan dewasa
Jadilah seorang laki-laki pemberani, berani menghadapi masa depan
Jadilah seorang laki-laki yang kuat, kuat melewati liku-liku masalah kehidupan
Jadilah seorang laki-laki lembut, lembut hati dan lisannya mengutarakan kejujuran
Jadilah seorang laki-laki bertanggung jawab, bertanggung jawab atas segala keputusannya
Hari ini, ketika tanganku tak sanggup menjabat tanganmu
Ragaku tak mampu bersamamu
Hanya do’a tulus kupanjatkan untukmu
Selamat Ulang Tahun, Sayang..

Semoga sisa hidup ini diselimuti berkah dan keridhoan Illahi
Semoga sisa hidup ini dihiasi rasa syukur
Semoga sisa hidup ini diisi dengan manfaat
Semoga sisa hidup ini diwarnai tawa riang
Semoga kita dapat tetap bergandengan menjalani hidup
Layaknya bumi dan bulan mengitari mentari
Semoga aku dapat tetap mendampingimu
Layaknya bulan mendampingi bumi
senyum hangat dan rasa sayang,
nhoe
Related posts:





nuhun nya..
heuheu,iyah..
ga nyangka aku juga bisa nulis yg kaya gitu.
so sweet…