di Balik Sakit

Hari ini ibu saya sakit, walau karena itu rencana saya hari ini tidak ada yang beres, tp saya merasa sangat beruntung karena bisa merawatnya. Ada hal yang tidak biasa sewaktu mengetahui ibu saya sakit. Melihatnya terbaring, pucat dan berkeringat dingin. Tenggorokan saya tercekat. Rasanya saya ingin menangis.. Tp, mungkin inilah kesempatan itu! Saat tidak ada lagi yang bisa diandalkan, saat itulah kamu harus bergerak melakukan sesuatu! Dengan hati yang tak karuan, saya berusaha untuk bisa melakukan semuanya setenang mungkin agar bisa merawatnya.

Saat makan siang tiba, saya menawarkan diri untuk membuatkan bubur nasi. Although honestly.. saya belum pernah membuatnya. Menyadari hal itu, ibu saya hanya tersenyum dan berkata “bikinin mie kuah aja, yang mateng ya..” Saya pun beranjak membuat mie kuah instan dan tiba-tiba tenggorokan saya makin tercekat. Mata saya berair. Bukan! Mata saya berair bukan karena saya tidak bisa membuat bubur nasi. Tapi, tiba-tiba terlintas di benak saya kalau suatu saat nanti, saya akan meninggalkannya atau saya yang akan ditinggalkannya.. Saya tahan air mata itu sampai mie kuah selesai dibuat, habis dimakan dan ibu saya kembali beristirahat.

Saya jadi ingat, kejadian beberapa tahun lalu. Di masa kuliah semester-entah-berapa, motor yang saya tumpangi bersama bapak saya tertabrak mobil Taruna. Luka saya tidak seberapa, jika dibandingkan dengan bapak saya yang tumitnya-robek-seperti-sol-sepatu-yang-lepas-dari-sepatunya. Dan juga tidak seberapa jika dibandingkan dengan ingatan kejadian itu yang entah kenapa, hingga detik ini masih menempel diingatan saya seolah itu baru terjadi kemarin. Betapa jelasnya, ketika saya melihat tumit kaki bapak saya terbuka dan menetes darah dari sana. Entah kekuatan dari mana, saya yang lemas terkulai karna jatuh dari motor, mampu menghardik bapak tua yang mengendarai mobil Taruna (dan kemudian saya merasa berdosa tambah lagi setelah mengetahui istrinya yang saat kecelakaan terjadi duduk di sebelah bapak tua dan baru pulang cek penyakit jantung!haa, untung g kambuh. maap y pak..bu.. ).

Hari ini saya seperti ditegur lagi. Sekarang ibu dan bapak saya masih ada. Dan semoga kesempatan yang masih diberikan ini tidak saya sia-siakan. Berusaha keras agar tidak menyakiti hatinya dan selalu membuat mereka tersenyum bahagia. Dan semoga kalian juga..

anytime it can be happen to me, to you, to us.. before it will separately by the death. let’s head up! do the best and make them proud of you.. ;)

Share to:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Digg
  • Live
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Yahoo! Bookmarks
  • Diigo
  • MySpace
  • blogmarks
  • email
  • FriendFeed
  • RSS
  • Tumblr
Posted in Pelajaran Berharga by oktarianinurul at November 24th, 2009.
Tags: ,

8 Responses to “di Balik Sakit”

  1. [...] This post was mentioned on Twitter by Oktariani Nurul, Oktariani Nurul. Oktariani Nurul said: visit : http://bit.ly/5FJ4lH :) [...]

  2. si cantik tea says:

    kmrn teh dah komen tp koneksinya putus,,,heuh,,,

  3. @si cantik (narsis.. padahal lusi!)
    komen yg kmaren tulis lagi atu.. :D
    tp, makasi ya telah sudi mampir.. hoho!

  4. isil says:

    Salam kenal teh..
    makasih dah berkunjung ke blog sil sebelumnya yang di http://aridhah.blogspot.com

    sekarang berkunjung pake profil yang di wordpress..
    Oh ya, pertanyaan teteh waktu itu, sil jawab disini aja ya..
    diriku pendidikan ilmu komputer angktan 07 teh.. :-)

  5. hai isil..
    woo.. angkatan 07 ya? oke de.. mdh2n hasil UAS nya bagus2 ya.. keep blogging!! :)

  6. isil says:

    amin..
    makasih banyak ya teh..

    Oh ya, tukeran link yuk teh..
    tapi pake blog sil yang ini http://silfianaelfa.wordpess.com

  7. boleh boleh.. nama lengkapmu apa? biar ntar link ny ditambahin.. ini kan linknya? http://silfianaelfa.wordpress.com/ yg di komen isil kurang huruf r kynya.

    klo blog ini sebenernya blog bersama.. :D jd, isil terserah nulis namanya apa.. hehe..

  8. info yang bagus, terima kasih ya jangan lupa mampir tempat saya :)

Leave a Reply